Sertifikasi Design Thinking for Business Process Re-Engineering

🎯 Mengapa Inisiatif Perbaikan Proses Sering Gagal?

  1. Abaikan Pengalaman Manusia.
    Sekitar 60–80% inisiatif BPR gagal karena tidak melibatkan manusia yang menjalankan proses tersebut dalam tahap perancangan.
  2. Otomasi Proses yang Buruk.
    Digitalisasi tanpa redesain yang tepat hanya akan menghasilkan proses buruk yang berjalan lebih cepat.
  3. Gap “De Jure” vs “De Facto”.
    Adanya jurang pemisah antara proses resmi dalam SOP (de jure) dengan apa yang benar-benar terjadi di lapangan (de facto), termasuk workaround yang tersembunyi.
  4. Implementasi Tanpa Pengujian.
    Proses baru sering kali langsung diimplementasikan dalam skala penuh tanpa melalui tahap prototyping yang memadai.
  5. Manajemen Perubahan yang Terpisah.
    Strategi adopsi sering kali dianggap sebagai aktivitas tambahan, bukan bagian integral dari desain proses itu sendiri.

💡 Cara Kami Membantu Kamu Berpikir dan Bekerja Berbeda

  1. Employee/User Journey Map.
    Memetakan pengalaman subjektif orang yang bersentuhan langsung dengan proses untuk menemukan titik gesekan yang tidak terlihat dari data agregat.
  2. Process Reality Mapping.
    Mendokumentasikan proses aktual secara jujur untuk mengidentifikasi mengapa dan di mana workaround muncul.
  3. Pain Point Matrix & Value-Added Analysis.
    Membedakan aktivitas yang benar-benar menciptakan nilai bagi pengguna dari aktivitas yang hanya menambah beban birokrasi.
  4. Mandatory Process Prototyping.
    Menguji rancangan proses baru pada skala terbatas dengan pengguna nyata sebelum implementasi penuh untuk menurunkan risiko kegagalan.
  5. Integrated Change Design.
    Merancang strategi mitigasi resistansi dan peta jalan adopsi secara bersamaan dengan desain proses baru.

👥 Apa yang Akan Kamu Kuasai Selama 30 Hari?

  1. Pra-Workshop (H-7).
    Menggunakan platform DTA untuk memahami kegagalan BPR konvensional dan mengidentifikasi satu proses target dari organisasi peserta untuk dianalisis.
  2. Human Experience (Day 1).
    Menggunakan teknik journey mapping dan contextual interview untuk mendokumentasikan pengalaman pelaksana proses.
  3. Friction Mapping (Day 1).
    Mendiagnosis titik gesekan menggunakan Service Blueprint dan mengidentifikasi akar masalah proses.
  4. Process Design Studio (Day 2).
    Membangun Future-State Blueprint menggunakan teknik How Might We (HMW) untuk merumuskan ulang masalah.
  5. Process Pilot & Validation (Day 2).
    Mensimulasikan proses baru melalui skenario nyata untuk menemukan hambatan yang tidak terlihat dalam diagram alur.
  6. Adoption Roadmap (Day 2).
    Merancang strategi komunikasi dan tahapan transisi sebagai bagian dari Change Design Plan.

Tags

BPR Class
  • Date : 29 July 2026 - 30 July 2026
  • Time : 08:00 - 17:00 (Asia/Jakarta)
  • Venue : Online