Sertifikasi Design Thinking for Business Process Re-Engineering
🎯 Mengapa Inisiatif Perbaikan Proses Sering Gagal?
- Abaikan Pengalaman Manusia.
Sekitar 60–80% inisiatif BPR gagal karena tidak melibatkan manusia yang menjalankan proses tersebut dalam tahap perancangan. - Otomasi Proses yang Buruk.
Digitalisasi tanpa redesain yang tepat hanya akan menghasilkan proses buruk yang berjalan lebih cepat. - Gap “De Jure” vs “De Facto”.
Adanya jurang pemisah antara proses resmi dalam SOP (de jure) dengan apa yang benar-benar terjadi di lapangan (de facto), termasuk workaround yang tersembunyi. - Implementasi Tanpa Pengujian.
Proses baru sering kali langsung diimplementasikan dalam skala penuh tanpa melalui tahap prototyping yang memadai. - Manajemen Perubahan yang Terpisah.
Strategi adopsi sering kali dianggap sebagai aktivitas tambahan, bukan bagian integral dari desain proses itu sendiri.
💡 Cara Kami Membantu Kamu Berpikir dan Bekerja Berbeda
- Employee/User Journey Map.
Memetakan pengalaman subjektif orang yang bersentuhan langsung dengan proses untuk menemukan titik gesekan yang tidak terlihat dari data agregat. - Process Reality Mapping.
Mendokumentasikan proses aktual secara jujur untuk mengidentifikasi mengapa dan di mana workaround muncul. - Pain Point Matrix & Value-Added Analysis.
Membedakan aktivitas yang benar-benar menciptakan nilai bagi pengguna dari aktivitas yang hanya menambah beban birokrasi. - Mandatory Process Prototyping.
Menguji rancangan proses baru pada skala terbatas dengan pengguna nyata sebelum implementasi penuh untuk menurunkan risiko kegagalan. - Integrated Change Design.
Merancang strategi mitigasi resistansi dan peta jalan adopsi secara bersamaan dengan desain proses baru.
👥 Apa yang Akan Kamu Kuasai Selama 30 Hari?
- Pra-Workshop (H-7).
Menggunakan platform DTA untuk memahami kegagalan BPR konvensional dan mengidentifikasi satu proses target dari organisasi peserta untuk dianalisis. - Human Experience (Day 1).
Menggunakan teknik journey mapping dan contextual interview untuk mendokumentasikan pengalaman pelaksana proses. - Friction Mapping (Day 1).
Mendiagnosis titik gesekan menggunakan Service Blueprint dan mengidentifikasi akar masalah proses. - Process Design Studio (Day 2).
Membangun Future-State Blueprint menggunakan teknik How Might We (HMW) untuk merumuskan ulang masalah. - Process Pilot & Validation (Day 2).
Mensimulasikan proses baru melalui skenario nyata untuk menemukan hambatan yang tidak terlihat dalam diagram alur. - Adoption Roadmap (Day 2).
Merancang strategi komunikasi dan tahapan transisi sebagai bagian dari Change Design Plan.