Banyak perusahaan berbicara soal inovasi. Tapi sedikit yang menjadikannya budaya yang terstruktur dan berkelanjutan. Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menjadi salah satu yang berhasil melangkah lebih jauh tidak hanya menciptakan ide, tapi membangun sistem untuk membawa ide tersebut menjadi solusi nyata.
Lewat serangkaian program sejak pertengahan tahun, SPTP telah menyaring dan mengembangkan puluhan ide inovasi internal. Puncaknya, pada Desember 2025 lalu, mereka menyelenggarakan Coaching dan Kurasi Tahap 2 sebuah titik balik penting dalam perjalanan inovasi perusahaan.
Dari Inisiatif Menjadi Arah Strategis

Apa yang dilakukan SPTP bukan sekadar kompetisi ide. Ini adalah proses untuk menjadikan inovasi sebagai bagian dari DNA operasional perusahaan.
Dalam tahap ini, 15 tim inovasi diuji bukan hanya pada kecemerlangan ide, tapi pada seberapa siap gagasan tersebut dijalankan dan berdampak langsung pada proses bisnis.
Setiap tim menyusun:
- Proyeksi perubahan proses kerja
- Estimasi manfaat bisnis
- Analisis kebutuhan sumber daya dan kolaborasi stakeholder
- Metrik keberhasilan dan skema mitigasi risiko
Lebih dari sekadar validasi konsep, sesi ini memperkuat kemampuan eksekusi inovasi secara nyata hal yang seringkali menjadi tantangan terbesar di banyak organisasi.
Dari Inkubasi ke Ekosistem: Belajar dari Perjalanan WEpreneur
Menyemai Budaya Inovasi yang Berkelanjutan
Pendekatan SPTP adalah: inovasi bukan proyek tahunan, tapi sistem yang terus diperkuat. Dengan mengintegrasikan pendekatan seperti Business Process Management, inovasi yang lahir tidak hanya cepat dieksekusi, tapi juga mampu bertahan dan tumbuh dalam struktur kerja jangka panjang.
Untuk organisasi yang sedang membangun kerangka inovasi internal, atau lembaga yang ingin mendorong reformasi birokrasi berbasis efisiensi, pendekatan ini adalah contoh nyata bagaimana ide dapat bertahan dan berdampak. Mari kembangkan ekosistem inovasi yang sistematis, relevan, dan berkelanjutan. Hubungi admin kami untuk menjajaki kolaborasi lebih lanjut:




