Artikel

Pelatihan Design Thinking dan AI untuk SDM Kemenko PM di Bandung

Kemenko PM Perkuat Kapasitas SDM melalui Pelatihan Design Thinking dan AI

Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat atau Kemenko PM menyelenggarakan Pelatihan Design Thinking dan AI pada 29–31 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Luxton, Kota Bandung. Pelatihan ini difasilitasi oleh Design Thinking Academy (DTA). Selain itu, kegiatan ini juga didukung oleh Tenaga Ahli Kemenko PM sebagai backbone team. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 39 peserta internal […]

Kemenko PM Perkuat Kapasitas SDM melalui Pelatihan Design Thinking dan AI Read More »

Design Thinking Profesional batch 55

Banyak Program Gagal Bukan Karena Kurang Ide, Tapi Karena Salah Memahami Masalah

Setiap kebijakan, program, atau inovasi organisasi pada akhirnya akan diuji oleh satu hal: apakah benar-benar menjawab kebutuhan pengguna? Pertanyaan ini menjadi pembelajaran utama dalam Sertifikasi Design Thinking for Professional Batch 55 yang diselenggarakan oleh Design Thinking Academy The Local Enablers pada 12–13 Mei 2026. Program ini mempertemukan praktisi dari berbagai sektor, mulai dari media kreatif,

Banyak Program Gagal Bukan Karena Kurang Ide, Tapi Karena Salah Memahami Masalah Read More »

Job Tobe be Done Framework

Berhenti Menjual Produk, Mulailah Membantu User Menyelesaikan Pekerjaan

Banyak produk gagal bukan karena teknologinya buruk atau fiturnya kurang lengkap. Sering kali, produk gagal karena tidak benar-benar membantu user menyelesaikan masalah yang penting bagi mereka. Di sinilah konsep Jobs-to-Be-Done menjadi relevan. Pendekatan ini melihat bahwa orang tidak sekadar membeli produk. Mereka “mempekerjakan” produk, layanan, atau program untuk mencapai tujuan tertentu. Seseorang membeli bor bukan

Berhenti Menjual Produk, Mulailah Membantu User Menyelesaikan Pekerjaan Read More »

Program Design Thinking Education

Sertifikasi Design Thinking Batch 54: Langkah Strategis untuk Merancang Kurikulum dan Program SDM yang Berdampak

Banyak organisasi berupaya memperbarui kurikulum, program pelatihan, dan strategi pengembangan SDM. Namun, tidak semua pembaruan benar-benar menghasilkan perubahan. Sebagian hanya berhenti pada dokumen yang lebih rapi, materi yang lebih banyak, atau metode pelatihan yang tampak modern. Padahal, persoalan utama sering kali bukan pada kurangnya modul, melainkan pada cara organisasi memahami manusia yang akan menjalani proses

Sertifikasi Design Thinking Batch 54: Langkah Strategis untuk Merancang Kurikulum dan Program SDM yang Berdampak Read More »

inovasi model bisnis

Semakin Murah Produknya, Semakin Sehat Organisasinya. Kok Bisa?

Ada bisnis yang menjual produknya dengan harga sangat murah. Bahkan, sebagian produk mereka hampir gratis. Anehnya, bisnis seperti ini tetap bisa tumbuh besar dan menghasilkan keuntungan yang sehat. Sekilas, hal ini terdengar tidak masuk akal. Kita terbiasa berpikir bahwa produk bagus harus dijual mahal. Sementara itu, produk murah sering dianggap punya margin kecil atau kualitas

Semakin Murah Produknya, Semakin Sehat Organisasinya. Kok Bisa? Read More »

Human-Centered Design ++ untuk Sistem Antikorupsi Nasional

Human Centered Design: Pendekatan Baru untuk Menyatukan Sistem Antikorupsi Nasional

Bayangkan jika korupsi bukan sekadar soal individu yang melanggar, tetapi hasil dari sistem yang kita desain sendiri. Selama ini, perhatian kita sering tertuju pada “siapa yang salah”. Kita mencari pelaku, memperkuat penindakan, dan menambah program demi program. Dari luar, semuanya terlihat bergerak. Namun jika dilihat lebih dalam, ada satu pertanyaan yang jarang benar-benar kita jawab,

Human Centered Design: Pendekatan Baru untuk Menyatukan Sistem Antikorupsi Nasional Read More »

Ramadhan Youth Forum hadir sebagai ruang kolaborasi pemuda untuk belajar Design Thinking dan membangun inisiatif sosial yang berdampak.

Ramadhan Youth Forum: Menguatkan Kapasitas Penggerak Muda melalui Kolaborasi dan Design Thinking

Ramadhan Youth Forum (RYF) hadir sebagai ruang inkubasi dan pembelajaran bagi pemuda penggerak dari berbagai komunitas dan instansi. Forum ini mempertemukan individu dengan semangat perubahan sosial. Selain itu, kegiatan ini juga membantu meningkatkan kapasitas dalam membangun inisiatif yang lebih terarah dan berdampak. Melalui pendekatan Design Thinking, peserta tidak hanya berbagi ide. Namun, mereka juga menguji

Ramadhan Youth Forum: Menguatkan Kapasitas Penggerak Muda melalui Kolaborasi dan Design Thinking Read More »

Papua Maluku Digital Bootcamp mendorong pemuda menjadi problem solver melalui inovasi sosial berbasis design thinking dengan pendampingan dan proyek nyata.

Papua Maluku Digital Bootcamp Dorong Pemuda Jadi Problem Solver melalui Inovasi Sosial

Papua Maluku Digital Bootcamp (PMDB) merupakan program pengembangan kapasitas pemuda. Program ini bertujuan mendorong lahirnya inovasi sosial berbasis kebutuhan nyata di Papua dan Maluku. Program ini diselenggarakan oleh Young Impact Generator dan didukung oleh Telkomsel Regional Papua Maluku. Peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Papua dan Maluku. Mayoritas peserta berasal dari Universitas Papua

Papua Maluku Digital Bootcamp Dorong Pemuda Jadi Problem Solver melalui Inovasi Sosial Read More »

Borneo Impact Developer adalah program inovasi sosial mahasiswa di Kalimantan. Peluang kolaborasi strategis bagi perusahaan untuk CSR dan ESG berdampak.

Borneo Impact Developer: Saatnya Perusahaan Berkolaborasi Membangun Inovasi Sosial Berbasis Talenta Muda Kalimantan

Persoalan sosial di Kalimantan semakin kompleks. Isu lingkungan, akses pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi terus berkembang. Namun, satu hal mulai terlihat jelas. Cara lama tidak lagi cukup. Di sinilah Borneo Impact Developer atau BID hadir. Program ini dirancang untuk membantu mahasiswa menjadi problem solver. Mereka belajar menciptakan inovasi sosial yang berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Pesertanya

Borneo Impact Developer: Saatnya Perusahaan Berkolaborasi Membangun Inovasi Sosial Berbasis Talenta Muda Kalimantan Read More »

Banyak Program Gagal? Ini Pentingnya Design Thinking & Sertifikasi KKNI Level 3

Kenapa Banyak Program Gagal Tepat Sasaran? Ini Jawaban dari Design Thinking dan Sertifikasi KKNI Level 3

Di tengah meningkatnya kompleksitas tantangan sosial, pendidikan, dan ekonomi, berbagai program pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia terus diluncurkan. Namun, satu pertanyaan penting masih muncul: mengapa banyak program belum memberikan dampak yang optimal? Masalah ini sering bukan karena kurangnya inisiatif. Sebaliknya, pendekatan dalam memahami masalah belum tepat. Banyak solusi dirancang terlalu cepat, tanpa proses pemahaman

Kenapa Banyak Program Gagal Tepat Sasaran? Ini Jawaban dari Design Thinking dan Sertifikasi KKNI Level 3 Read More »